Archive for the ‘Database’ Category

Pada percobaan ini kita akan membuat sebuah data source yang terhubung pada database Oracle 11gR2. File driver jdbc oracle disimpan di C:\libraryUing\ojdbc6.jar.

1-bikin jdbc provider oracle

Seperti pada artikel sebelumnya (Membuat Data Source MySQL pada IBM WebSphere Application Server 8.0), pembuatan data source dalam WAS 8.0 terdiri atas dua langkah utama:

  1. Membuat JDBC Provider
  2. Membuat data source berdasarkan JDBC Provider yang telah dibuat sebelumnya.

Pertama-tama kita akan membuat JDBC Provider terlebih dahulu. (more…)

Read Full Post »

Pada percobaan ini akan dibuat sebuah data source yang mengacu pada sebuah database bernama “cobacobi” yang disimpan dalam MySQL. Database MySQL tidak secara default disupport oleh WAS 8.0. Oleh karena itu, ketika membuat JDBC Provider, kita harus memilih jenis database “User-defined”.

Secara default, WAS 8.0 mendukung beberapa produk database, yaitu: DB2, Derby, Informix, Oracle, Sybase dan SQL Server. Bila kita menggunakan database selain keenam database tersebut, maka kita harus memilih tipe database “user-defined” ketika membuat JDBC provider.

Pada percobaan ini kita menggunakan driver mysql library yang didisimpan pada direktori C:\libraryUing\mysql-connector-java-5.1.18-bin.jar.

 1-bikin jdbc provider mysql

Dalam WAS, pembuatan data source pada dasarnya terdiri atas dua langkah utama:

  1. Membuat JDBC Provider.
  2. Membuat Data Source berdasarkan JDBC Provider yang sudah dibuat di atas.

  (more…)

Read Full Post »

Sering kita membaca ukuran availability sebuah layanan dalam bentuk deretan angka 9 dengan tanda persen di ujungnya. Berdasarkan WebSphere Application Server V8: Administration and Configuration Guide (2011), Availability matrix adalah sebagai berikut:

Availability %

Downtime per year

99% (two 9s)

87.6 hours

99.9% (three 9s)

8.76 hours

99.99% (four 9s)

56.56 minutes

99.999% (five 9s)

315.36 seconds

Untuk menghitung availability dapat digunakan formula berikut:

Availability = (MTBF/(MTBF + MTTR)) X 100

Di mana MTBF adalah mean time antara failure dan MTTR adalah waktu maksimum untuk pemulihan (recovery).

Read Full Post »

OS yang digunakan adalah CentOs 6.4. Oracle yang digunakan adalah Oracle untuk Linux 64 bit.

File installer oracle yang digunakan adalah:

  • linux.x64_11gR2_database_1of2.zip
  • linux.x64_11gR2_database_2of2.zip

Semua langkah-langkah instalasi ini merujuk pada artikel Instalasi Oracle 11g di Linux.

Masuk ke dalam direktori /etc/yum.repos.d kemudian download file repositori ke dalam direktori ini.

1

2

Install paket oracle-rdbms-server-11gR2-preinstall. (more…)

Read Full Post »

Di sini akan diberikan sebuah contoh kelas yang akan digunakan oleh Java Compute node untuk melakukan operasi CRUD. Kelas ini

  • Buat JavaCompute node pada message flow. Kemudian pada properti “Java Class” set nilainya dengan CRUDdatabase.
  • Buat sebuah kelas dengan nama CRUDdatabase yang mengimplementasikan MbJavaComputeNode. Kelas ini berisi seperti ini:

(more…)

Read Full Post »

Pada IBM Integration Bus 9 (IIB 9), bila menggunakan node DatabaseRetrieve, DatabaseRoute, JavaCompute, Mapping dan Java user-defined node dalam sebuah message flow dan node-node tersebut melakukan interaksi dengan database, broker harus membangun koneksi ke database untuk memenuhi operasi yang dilakukan node tadi. Di sini kita harus membuat JDBCProvider yang menyediakan informasi-informasi bagi broker untuk membangun koneksi ke database.

Beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Bila JDBCProvider akan digunakan oleh JavaCompute node atau Java user-defined node, nama JDBCProvider harus sama dengan nama parameter datasource yang dipanggil pada method getJDBCType4Connection().
  • Bila JDBCProvider akan digunakan oleh Mapping node, nama JDBCProvider harus sama dengan nama database yang digunakan pada Graphical Data Map.
  • Bila JDBCProvider akan digunakan oleh DataRetrieve node atau DatabaseRoute node, nama JDBCProvider harus sama dengan nilai properti “Data Source name” pada node-node tersebut.

Sebuah JDBCProvider hanya dapat digunakan untuk melakukan koneksi terhadap sebuah database saja. Jadi bila menggunakan banyak database, maka dibutuhkan sebuah JDBCProvider untuk setiap koneksi masing-masing database tersebut. (more…)

Read Full Post »

Agendanya adalah membangun koneksi dari message broker ke database lalu dilanjutkan dengan operasi CRUD. Sudah empat hari ngotak-ngatik si message broker ini. Jangankan melakukan CRUD, koneksi ke database saja masih belum berhasil.

Dalam kasus ini, situs stack overflow gak banyak membantu. Mungkin karena cukup jarang yang menggunakan produk IBM yang ini. Sedangkan membaca dokumentasi dari IBM masih membingungkan untuk saat ini. Mungkin karena belum terbiasa dengan format dokumentasi mereka.

Besok dilanjut lagi percobaannya. Kalau memang gak bisa terus, sepertinya harus coba menggunakan java compute di broker ini.

Read Full Post »

Older Posts »