Archive for the ‘Java’ Category

Kelas yang akan diakses melalui JMX harus memenuhi struktur MBean yang benar. Pertama kita buat interface yang nantinya akan diimplementasikan oleh kelas yang dibuat sebagai MBean.
Interface MonitoredClassMBean. Semua method yang ada dalam interface ini nantinya akan terekspos sebagai operation pada service JMX.

package id.co.fir.jmx;

/**
 *
 * @author uing
 */
public interface MonitoredClassMBean {

    public String printTextA();

    public Integer tambah(Integer a, Integer b);

    public Pegawai bikinPegawai(String nama, Integer noPegawai);
}

Kelas MonitoredClass dibuat sebagai MBean dengan cara mengimplementasikan interface MonitoredClassMBean. Semua method yang diimplementasikan dari interface itu akan terekspose sebagai operation pada service JMX. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Pada contoh ini digunakan library google guava. Sebetulnya file yang dibaca di sini tidak selalu file berupa comma separated values (CSV). File yang dibaca di sini pada dasarnya file teks yang menggunakan delimiter untuk memisahkan setiap value. Delimiter ini bisa berupa tanda baca apa saja. Bisa berupa koma, titik koma, tanda seru dan lain-lain.

Pada contoh ini file yang dibaca adalah file D:/contoh.csv. Delimiter yang digunakan adalah tanda pipe “|”.

Isi file ini adalah sebagai berikut: (more…)

Read Full Post »

Pada contoh ini digunakan method-method yang tersedia dalam kelas java.net.InetAddress. Berikut adalah contoh kelasnya:

package id.co.testing;

import java.net.InetAddress;

public class netUtil {
	public static void main(String[] args) {
		InetAddress ip;
		try {

			// ===================== Informasi localhost ===================
			ip = InetAddress.getLocalHost();
			System.out.println("========= " + "Info Localhost" + " ========");
			System.out.println("\tCurrent IP address \t\t: "
					+ ip.getHostAddress());
			System.out.println("\tCurrent hostname \t\t: " + ip.getHostName());
			System.out.println("\tCurrent canonical hostname \t: "
					+ ip.getCanonicalHostName());

			// ===================== Cari berdasarkan IP Address ===========
			// ip address = 167.205.1.34

			byte[] ipAddr = new byte[] { (byte) 167, (byte) 205, (byte) 1,
					(byte) 34 };
			ip = InetAddress.getByAddress(ipAddr);
			System.out.println();

			System.out.println("========= " + ip.getHostAddress()
					+ " =========");
			System.out.println("\tIP address \t\t: " + ip.getHostAddress());
			System.out.println("\thostname \t\t: " + ip.getHostName());
			System.out.println("\tcanonical hostname \t: "
					+ ip.getCanonicalHostName());

			// ====================== Cari berdasarkan hostname ============
			String host = "www.facebook.com ";
			host = host.trim();
			System.out.println();
			System.out.println("========= " + host + " =========");
			ip = InetAddress.getByName(host);
			System.out.println("\tIP address \t\t: " + ip.getHostAddress());
			System.out.println("\thostname \t\t: " + ip.getHostName());
			System.out.println("\tcanonical hostname \t: "
					+ ip.getCanonicalHostName());

			// ==================== Cari berdasarkan IP Address ============
			host = "152.118.24.181";
			host = host.trim();
			System.out.println();
			System.out.println("========= " + host + " =========");
			ip = InetAddress.getByName(host);
			System.out.println("\tIP address \t\t: " + ip.getHostAddress());
			System.out.println("\thostname \t\t: " + ip.getHostName());
			System.out.println("\tcanonical hostname \t: "
					+ ip.getCanonicalHostName());

		} catch (Exception e) {
			e.printStackTrace();
		}
	}
}


Berikut adalah contoh output yang dihasilkan kelas tersebut, di tempat Anda kemungkinan besar outputnya berbeda: (more…)

Read Full Post »

Secara formal, ada empat macam pernyataan iterasi dalam Java: for loop, enhanced for loop, while dan do-while. Semua jenis loop ini dapat dihentikan kapanpun kita mau menggunakan pernyataan break. Sedangkan pernyataan continue akan menghentikan iterasi saat ini dan melanjutkan iterasi berikutnya.

Nama
Formal

Kata Kunci

Komponen
Utama Ekspresi

Contoh

for loop

for, break (opsional), continue (opsional)

initializer, expression, mekanisme update

for (i = 0; i < j; i++) {  }

enhanced for loop

for, break (opsional), continue (opsional)

Element, arrays, atau collection

for (String a : listMhs) {  }

while

while, break (opsional), continue
(opsional)

ekspresi boolean

while (value == 4) {  }

do-while

do, while, break (opsional), continue
(opsional)

ekpresi boolean

do {  } while (value == 4);

For loop

Loop ini dirancang untuk melakukan iterasi terhadap baris kode. Contoh for loop ini adalah: (more…)

Read Full Post »

Barusan saya membaca sebuah buku tentang Java. Ternyata secara formal di dalam Java pernyataan kondisi if dibagi menjadi tiga: if, if-then dan if-then-else. Apa bedanya? Berikut penjelasannya.

Statement if mengizinkan terdapat sebuah cabang else secara opsional. Secara opsional ini maksudnya keberadaan cabang else boleh saja ada ataupun tidak. Kedua pernyataan berikut termasuk ke dalam statement if:

if (nilai == 0) { }

dan

if (nilai == 0) { }
else { }

Statement if-then mengharuskan terdapat minimal sebuah cabang else if dan tidak mengandung cabang else. Cabang else tidak diperkenankan muncul dalam pernyataan ini karena bila cabang else ini muncul maka pernyataan ini dianggap sebagai pernyataan if-then-else. Contoh pernyataan if-then adalah pernyataan berikut:

if (nilai == 0) { }
else if (nilai == 25) { }

Statement if-then-else mengharuskan terdapat minimal sebuah cabang else if dan juga mengandung cabang else. Bila pernyataan ini tidak mengandung cabang else if maka pernyataan ini dianggap sebagai pernyataan if biasa. Demikian pula bila pernyataan conditional ini tidak mengandung else dan hanya mengandung if dan else if maka pernyataan ini dianggap sebagai pernyataan if-then. Contoh pernyataan if-then-else adalah:

if (nilai == 0) { }
else if (nilai == 25) { }
else { }

Sebetulnya saya sudah tahu bahwa pernyataan if conditional itu dapat mengandung komponen if, else if dan else. Namun perkara bahwa secara resmi Java membagi pernyataan kondisional if ini menjadi tiga macam saya baru tahu sekarang…hehe…

Read Full Post »

Pada sistem AIX, Red Hat Linux dan SUSE Linux, ada standarisasi yang mengizinkan user untuk menambahkan script yang menjalankan berbagai proses pada saat sistem operasi mulai dijalankan tanpa perlu user melakukan login. Proses ini terdiri dari tiga langkah:

 

Membangkitkan Script WAS

Buat skrip startServer1.sh di dalam direktori $WAS_INSTALL_ROOT/bin (misalnya: /usr/IBM/WebSphere/AppServer/bin) dengan cara menjalankan command:

./startServer.sh -profileName  namaProfile   namaServer   -script   namaFileScript   -background

Misalnya:

./startServer.sh   -profileName   AppSrv01   server1   -script   startServer1.sh   -background

Hasil dari command di atas adalah sebuah file yang executable bernama startServer1.sh. File inilah yang nantinya harus dipanggil untuk menjalankan server ketika OS booting. (more…)

Read Full Post »

Pada percobaan ini kita akan membuat sebuah data source yang terhubung pada database Oracle 11gR2. File driver jdbc oracle disimpan di C:\libraryUing\ojdbc6.jar.

1-bikin jdbc provider oracle

Seperti pada artikel sebelumnya (Membuat Data Source MySQL pada IBM WebSphere Application Server 8.0), pembuatan data source dalam WAS 8.0 terdiri atas dua langkah utama:

  1. Membuat JDBC Provider
  2. Membuat data source berdasarkan JDBC Provider yang telah dibuat sebelumnya.

Pertama-tama kita akan membuat JDBC Provider terlebih dahulu. (more…)

Read Full Post »

Older Posts »